Biodata dan Biografi Puan Maharani Ketua DPR RI

Sosok perempuan ini dikenal di Komunitas sebagai putri Megawati Soekarnoputri, presiden kelima Republik Indonesia, presiden DPP PDI-P. Siapa ini? Dia adalah Puan Maharani. Darah politiknya berasal dari orang tuanya, baik ibu Megawat atau ayahnya bernama Taufik Kiemas, yang mengetuai Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia (MPR).

Cucu presiden pertama Republik Indonesia dan memproklamirkan Sukarno mulai mengenal dunia politik sejak masa mudanya dan terus-menerus didukung dalam meneruskan tradisi politik keluarga Sukarno. Selanjutnya, kami menyajikan rincian pribadi Puan Maharan dan biografinya.


Detail pribadi Puan Maharan

Nama: Puan Maharani
Tanggal lahir: 6 September 1973
Tempat lahir: Jakarta
Zodiak: Virgo
Pekerjaan: Politisi
Pria: Hapsoro Bagus
Orang tua: Taufiq Kiemas (ayah) dan Megawati Soekarnoputri (ibu)
Akun Instagram: @puanmahanarini


Selain informasi pribadi, berikut adalah beberapa biografi Puan Maharan yang mungkin juga Anda ketahui.


Biografi Puan Maharani


Dilahirkan pada 6 September 1973, seorang wanita bernama Puan Maharani adalah anak ketiga Megawati Sukarnoputri (ibu) dan Taufiq Kiemas (ayah). Ia memulai pendidikannya dari sekolah dasar hingga sekolah menengah di Universitas Cikini. Setelah SMA, ia mulai merasakan politik. Karena ibu Megawati Soekarnoputri aktif dalam politik pada saat itu, ia juga menyaksikan betapa sulitnya tekanan pada kebijakan para penguasa pada saat itu adalah untuk perjuangan para ibu.


Setelah lulus dari sekolah menengah, ia juga mulai sekolah menengah di Universitas Cikini. Pemuda yang tinggal bersamanya tidak sama dengan teman-temannya yang lain karena dia punya banyak waktu untuk mengikuti ibunya dalam kegiatan politik. Jadi tanpa disadari, aktivitas perlahan-lahan membawa dirinya ke dalam politik. Sebagai seorang pemuda, dia juga memiliki magang dan jurnalis di Justice Forum.


Dia lulus dari sekolah menengah pada tahun 1991, kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia, jurusan Komunikasi Massa. Kemudian dia bisa menyelesaikan studinya pada tahun 1997.


Puan Maharani adalah penerus ibu Megawati Soekarnoputri dalam politik. Pada tahun 2006, ia memulai karirnya sebagai anggota Hubungan Eksternal DPP KNPI. Kemudian, pada 2009, ia terpilih sebagai anggota Tim Tempur Parlemen Indonesia setelah mendapatkan suara terbanyak di wilayah Jawa Tengah, termasuk Surakarta, Skoharya, Boyolali, dan Klaten.


Pada 2012, ia diminta menggantikan Tjahjo Kumolo, yang mengetuai Grup Pertempuran Partai Demokrat Indonesia. Beberapa tahun kemudian ia terpilih kembali ke Parlemen Indonesia. Pada saat yang sama, ia mengetuai hubungan politik dan antar-kelembagaan PDI-P DPP.


Pada 2014, ketika Joko Widodo dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Puan diangkat sebagai Menteri Pembangunan Manusia dan Koordinasi Budaya di Republik Indonesia. Saat itu, ia juga mengetuai Gerakan Revolusi Mental Nasional (GNRM).


Kemudian, pada 2019, ia akan kembali ke Parlemen Indonesia di daerah pemilihan Jawa Tengah, dan upaya ini akan membuahkan hasil dengan mendapatkan suara terbanyak. Setelah terpilih sebagai Anggota Parlemen, ia mengundurkan diri pada 1 Oktober 2019 sebagai Menteri Pembangunan Manusia dan Koordinasi Budaya di Republik Indonesia.

Puan Maharani terpilih sebagai Presiden Parlemen Indonesia dan secara historis perempuan pertama dari Parlemen Indonesia setelah kemerdekaan Indonesia.


Ini adalah beberapa informasi tentang seorang wanita yang juga memainkan peran Puan Maharan di Indonesia. Semoga ini bisa menginspirasi kita semua dan bertanggung jawab atas tugasnya saat ini.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>